Pengembangan Pemkab Pacitan, Lestarikan Seni Budaya Memang Hebat!

mokapog – Pemerintahan Kabupaten Pacitan melangsungkan kesenian uyon-uyon (beberapa lagu) Jawa dengan saat ini, hingga lebih gampang dikenali, terutamanya beberapa milenial.

Atraksi uyon-uyon itu ditayangkan Pemkab Pacitan lewat saluran YouTube yang cukup dekat dengan beberapa milenial.

Acara ini sebagai kerja-sama Pemerintah provinsi Jawa Timur dengan Pemkab Pacitan yang berjalan di Pendopo Kabupaten Pacitan, Rabu (16/3) lalu.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji menjelaskan, aktivitas seni budaya itu tujuannya tidak begitu muluk-muluk, yaitu cukup menyenangi lebih dulu.

“Jika sudah menyukai kami bisa pahami keelokan dan kesakralan di gamelan Jawa,” ucapnya mencuplik dari situs Pemkab Pacitan, Minggu (19/3).

Mas Aji, panggilannya meneruskan, Pacitan banyak memiliki kekuatan seni budaya yang dapat dikenalkan, seperti wayang papar, kethek ogleng, ronthek, upacara-upacara dan adat tradisi di daerah tertentu.

“Potensi-potensi untuk dapat dicicipi, disayangi dan disebarkan pada khalayak luas,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, Sinarto menghargai aktor seni budaya Pacitan.

“Pacitan menika luar biasa, senimanipun gamben-gamben (hebat-hebat). Dalangipun sae, pengrawitipun sae, swarawatinipun sae, kabarnya terhitung pelukisipun sae,” pujinya.

Uyon-uyon ialah persembahan gending-gending (beberapa lagu) Jawa yang disertai musik dari gamelan (seperangkatan alat musik tradisionil Jawa).

Sejahtera dan Berbahagia lewat Seni Budaya

Seni, adat dan budaya sebagai sisi yang terimbas wabah, akan tetapi masih tetap ada kesempatan untuk melakukan perbuatan suatu hal dan lakukan yang berguna untuk khalayak luas.

Salah satunya aktivitas tahunan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur, ialah Festival Budaya Agraris yang diadakan (5/11) di Kota Malang. Festival ambil topik Revitalisasi dan Reaktualisasi Budaya Wilayah. Festival dituruti oleh 16 kabupaten/Kota yang berada di Jawa Timur intinya dari teritori utara. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur.

Rutinitas tahunan Festival Budaya sebagai sisi dari program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Timur terwujud dengan mekanisme share bersama dengan kabupaten-kabupaten se Jawa Timur.

Lokasi aktivitas ditata berganti-gantian di masing-masing kabupaten, terhitung Kabupaten Pacitan. Dalam info terpisah, Kepala Dinas Pengajaran (Dindik) Kabupaten Pacitan Daryono, menjelaskan jika Kabupaten Pacitan kebagian untuk penyelenggaraan Festival Budaya Teritori Selatan, yang nanti akan dituruti oleh 8 Kabupaten sekitaran yakni, Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, Madiun, Ngawi, Magetan, Nganjuk dan Pacitan sendiri.

Pagelaran Seni Budaya Factor Penggerak Aktivitas Usaha UMKM Kabupaten Pacitan

Selanjutnya Kadis berkata, jika festival budaya mempunyai imbas positif tidak cuma untuk manifestasi dan animo seni dan konservasi budaya lokal, tetapi bisa menjadi daya hidup (Vitality) ekonomi warga kecil yang terimbas wabah.

Karena ada pagelaran seni budaya, disekitaran lokasi perlihatkan bisa terjadi gelaran transaksi bisnis usaha micro, makanan, souvenir, jasa, dan yang lain. Ini segera dapat jadi factor penggerak aktivitas usaha UMKM kabupaten Pacitan.

Disamping itu dapat menjadi daya angkat tumbuhnya bidang pariwisata lewat beragam gelaran promo perlihatkan baik secara digital atau non digital.

“Misi Bupati ialah Sejahtera dan Berbahagia. Sejahtera penduduknya, berbahagia penduduknya. Nach, salah satunya tanda terwujudnya misi visi itu bisa kelihatan karena ada kenaikan ekonomi warga. Aktivitas seni budaya dalam masalah ini, sanggup memperantai sekalian berperanan aktif dalam kegiatan ekonomi warga. Jumlahnya keterkaitan warga pada acara festival jadi bukti benar-benar ada simbiosis yang sama-sama memberikan keuntungan di antara seni budaya dan ekonomi bungkusyarakatan,” tandas Daryono

Updated: 4 Desember 2023 — 5:04 pm